Sekilas Info

Selamat datang di portal resmi Radio Suara Pendidikan Jombang.
Nomor telepon Radio Suara Pendidikan Jombang yang lama diganti ke nomor telepon yang baru (0321) 874791 beralih ke (0321) 8490021.
MUNDJIDAH : JOMBANG SIAP JADI KOTA LAYAK ANAK
Sekda Akhmad Jazuli saat membuka deklarasi sekolah ramah anak

Mundjidah : Jombang Siap Jadi Kota Layak Anak

MUNDJIDAH : JOMBANG SIAP JADI KOTA LAYAK ANAK
Sekda Akhmad Jazuli saat membuka deklarasi sekolah ramah anak

suarapendidikan.com – Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) senin (30/9) pagi di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara ini dibuka langsung oleh Sekda Kabupaten Jombang Akhmad Jazuli,  dan dihadiri Kepala PPKB DAN PPPA dan perwakilan Kemenag.

Deklarasi Sekolah Ramah Anak dilakukan, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mewujudkan Kota Layak Anak. “Tujuan adanya deklarasi sekolah ramah anak, yaitu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab,” tutur Sekda Kabupaten Jombang Ahmad Jazuli.

Ahmad Jazuli Menambahkan, Sekolah Ramah Anak juga ingin menjadikan sekolah – sekolah di Kabupaten Jombang aman, bersih, sehat hijau, inklusi dan nyaman. ” Sekolah harus bebas dari kekerasan fisik dan non fisik, ” Kata Ahmad Jazuli.

Masih Menurut Ahmad Jazuli, selama ini, Pemerintah Kabupaten Jombang sudah melakukan beberapa cara agar Jombang menjadi kota layak anak. Diantaranya membentuk wadah kelembagaan gugus tugas kabupaten layak anak, menyusun rancangan kebijakan terkait dengan pemenuhan hak anak dan kepentingan terbaik anak.

” Sekolah Ramah Anak juga harus menjadi komunitas pendidikan setelah keluarga, lingkungan sekolah yang bebas dari pornografi dan pornoaksi,” tutur Sekda Kabupaten Jombang Ahmad Jazuli.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB DAN PPPA) Kabupaten Jombang, Nurkamalia menjelaskan, deklarasi Sekolah Ramah Anak, diikuti seluruh elemen dari tingkat pendidikan baik RA, TK, SD, MI, SMP, Tsanawiyah, MA, SMK, maupun SMA.

“Deklarasi Sekolah Ramah Anak diikuti oleh 183 peserta dari seluruh jenjang pendidikan dasar dan pondok pesantren kabupaten Jombang,” tutur Nurkamalia.

Ia menambahkan, Deklarasi Sekolah Ramah Anak juga wujud komitmen Pemkab Jombang mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. ” Sekolah Ramah Anak juga harus bebas dari diskriminasi, tidak ada bullying, sehingga butuh komitmen dari pihak sekolah menuju Sekolah Ramah Anak, ” Pungkas Nurkamalia.(NR)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>