Sekilas Info

Selamat datang di portal resmi Radio Suara Pendidikan Jombang.
Nomor telepon Radio Suara Pendidikan Jombang yang lama diganti ke nomor telepon yang baru (0321) 874791 beralih ke (0321) 8490021.
WhatsApp Image 2019-09-06 at 16.28.43

Kirab Pusaka Gunung Pucangan digelar Sambut Bulan Suro

Jombang, suarapendidikan.com – Budaya merupakan salah satu identitas bangsa yang perlu untuk dilestarikan. Beberapa budaya saat ini masih dijaga oleh banyak orang terutama dipulau jawa pun demikian dengan masyarakat kabupaten jombang. Masyarakat Jombang masih menjaga dan melestarikan budaya leluhur. Warga desa cupak kecamatan ngusikan kabupaten jombang menggelar budaya kirab pusaka dan kirab budaya dalam menyambut 1 suro yang dihadiri Wakil Bupati Jombang dan beberapa kepala OPD.

 

Ratusan warga desa Cupak berkumpul di balai desa Cupak untuk melakukan kirab pusaka situs Pucangan. Situs Pucangan konon diyakini merupakan area petilasan pertapaan Dewi Kilisuci atau Sangkramawijaya Tunggadewi putri Airlangga yang menjadi pewaris takhta Kahuripan, tetapi memilih sebagai pertapa. 

 

Dalam kirab tersebut selain ada 5 tombak pusaka, yang dibawa oleh 5 orang layaknya seorang

prajurit. Terdapat pula 7 potongan bambu yang berisi air dari 7 sendang yang ada di Pucangan di bawa oleh 7 perempuan yang masih gadis atau suci.

 

Wakil Bupati Jombang Sumrambah mendapat kehormatan berupa kesempatan pertama untuk meminum air tujuh Sumber yang telah dicampur dan didoakan oleh tetua desa. Tak ketinggalan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drg, Budi Nugroho,MPPM juga mendapat kehormatan untuk membasuh wajah dengan air suci tujuh sumber tersebut bersama kepala OPD lainnya.

 

Wakil Bupati dan beberapa Kepala OPD yang hadir tampak mengenakan baju adat daerah, seperti Bali dan Ponorogo. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Jombang Drg. Budi Nugroho, MPPM menuturkan bahwa tujuannya memakai pakaian adat tersebut adalah bentuk support pemerintah kepada pelestarian budaya.

 

“Kami sengaja janjian untuk pakai pakaian daerah untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang melestarikan budaya, selain itu supaya kami mudah berbaur dengan masyarakat sehingga masyarakat Cupak tidak sungkan dan guyub saat kami ikut kirab bersama warga” jelasnya

 

Wakil Bupati Jombang Sumrambah mengatakan banyak orang yang mengatakan bahwa bangsa Indonesia kalah dengan bangsa-bangsa Eropa. Ia menegaskan bahwa warisan kebudayaan di Indonesia jauh lebih luar biasa dibandingkan bangsa lain seperti Eropa. Hal ini menurutnya bukti bahwa budaya lokal lebih adiluhung. 

 

“Suatu ketika saya bertemu beberapa teman dari negara lain mereka mengatakan bahwa mereka sekarang banyak yang belajar tentang budaya Indonesia, karena budaya yang ada di Indonesia terutama tanah Jawa itu ada budaya yang penuh harmoni yang penuh dengan nilai filosofis yang luar biasa yang tentunya ini justru bagi mereka adalah budaya yang sangat tinggi sangat adiluhung, Terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada masyarakat desa Cupak atas upaya yang sungguh luar biasa ini.” pungkasnya 

 

Kirab pusaka sendiri diawali dengan, penyerahan kendi oleh Kepala desa Cupak Winarsono kepada Wakil Bupati Sumrambah untuk kemudian dipecahkan sebagai tanda diawalinya kirab pusaka keliling kampung yang berakhir di area Situs Pucangan. 

 

Prosesi Kirab Pusaka ini selain dalam rangka memperingati bulan Suro ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada leluhur, sedekah bumi dan juga doa agar warga masyarakat desa Cupak selalu diberi keselamatan,dijauhkan dari bencana dan diberi kemakmuran. (hm)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>